KEUTAMAAN
SHALAAT BERJAMAAH
oleh : Mukhtadi El Harry
1. Dari Ibnu Umar ra.. Bahwasanya Rasulullah
saw. bersabda ; “Salat berjamaah itu lebih utama daripada salat sendirian, dengan
dua puluh tujuh derajat” (HR. Bukhari dan
Muslim)
2. Dari Abu Hurairah ra. Ia berkata
Rasulullah saw. Bersabda “ Salat seseorang dengan berjamaah itu dilipatkan dua
puluh lima kali lipat atas salat sendiri
yang dikerjakan dirumah atau dipasar, hal itu apa bila ia berwudhu dengan
sempurna kemudian keluar menuju masjid dengan niat hanyaa untuk salat, maka
setiap kali melangkah derajatnya dinaikkan dan kesalahan (dosanya) diturunkan,
lalu ketika ia melakukan salat malaikat senantiasa memohonkan ampun dan rahmat
untuknya, selama ia masih tetap berada ditempat salatnya dan tidak berhadas,
Malaikat berdoa;l ya Allah ampunilah dia, rahmatilah dia, dan tetap dianggap
berada dalam salat (mendapat pahala seperti itu) selama ia menanti salat (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Dari Abu Hurairah ra. Ia berkata Ada seorang buta datang
kepada Nabi saw. Dan ia berkata ; Wahai rasulullah, tidak ada seorangpun yang
menuntun saya untuk datang ke masjid, kemudian ia meminta keringanan kepada
beliau agar diperkenankan salat dirumahnya, maka beliaupun mengizinkannya,
tetapi ketika beliau bangkit hendak pulang, beliau bertanya kepadanya, Apakah
kamu mendengar adzan ?, Ia menjawab iya, beliau bersabda, kamu harus datang ke
masjid (HR. Muslim)
4.Dari Ibnu Masud ra., Ia berkata “Barang siapa merasa senang
apa bila bertemu Allah besok (pada hari kiamat) dalam keadaan muslim, maka
hendaklah ia memelihara salat pada waktunya, ketika mendengar suara adzan,
Sesungguhnya Allah SWT. telah mensyariatkan kepada Nabi Muhammad saw.
Jalan-jalan petunjuk, sedangkan solat itu termasuk jalan-jalan petunjuk.
Seandainya kalian melakukan salat itu dirumah kalian telah meninggalkan sunnah Nabi,
pasti kalian sesat.Aku benar-benar melihat diantara kita tidak ada yang
meninggalkan salat jamaah, kecuali orang-orang munafiq yang benar-benar
munafiq. Sungguh pernah terjadi seorang lelaki diantar ke masjid, Ia
terhuyung-hutung diantara duaa orang, sampai ia diberdirikan dalam shaf
(barisan salat) “ (HR.Muslim)
Dan didalama riwayat lain dikatakan :
“Rasulullah saw. Telah mengajarkan jalan-jalan petunjuk yakni salat dimasjid
yanag terdengar adzannya.”
5.Dari Abu Darda. ra. A berkata : saya
mendengar Rasulullah saw bersabda : Apa bila disuatu desa atau kampung terdapat
tiga orang muslim, dan disitu tidak diadakan salat jamaah niscaya mereka
dijajah oleh syaithan. Oleh karena itu hendaklah kamu sekalian selalu
mengerjakan salat dengan berjamaah sebab srigala itu hanya menerkam kambing
yang jauh terpencil dari kawan-kawannya.” (HR.
Abu Dawud).
6. Dari Abu Hurairaah ra. Bahwasanya
Rasulullah saw. Bersabda : “Demi Dzat yang menguasaiku sungguh aku benar-benar pernah bermaksud menyuruh
mengumpulkan kayu bakar, kemudian aku memrintah salat dengaan mengumandangkan adzan
lebih dulu. Lalau aku menyuruh seseorang mengimami orang banyak, kemudian aku
pergi ke rumah orang-orang yang tidak memenuhi panggilan salat, lalu aku bakar
rumah-rumah mereka sendiri”. (HR. Bukhari
dan Muslim)
7. Dari Usman Bin Affan ra. Ia berkata : saya
mendengar Rasulullah saw bersabda ;”Barang siapa yang salat Isya dengan
berjamaah, seolah-olah ia mengerjakan salat selama setengah malam. Dan barang
siapa yang salat Subuh dengan berjamaah seolah-olah ia mengerjakan salat
semalam suntut. (HR. Muslim)
8. Dari Turmudzi ra. Bahwasanya Rasulullah
saw bersabda; “Barang siapa mengerjakan solat isya berjamaah, maka ia dianggap ia mengerjakan
solat setengah malam, dan barang siapa mengerjakan solat isya dan Subuh
berjamaah, maka ia dianggaap mengerjakan salat semalam suntut “ (HR. Turmudzi).
9. Dari Abu Huraairah ra.: Bahwasanya Rasulullah
saw. Bersabda ;” Seandainya manusia mengetahui keutamaan salat Isya dan Subuh
tentu mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah) walaupun dengan merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim)
10. Dari Abu Hurairah ra. Ia berkata;Rasulullah
saw bersabda : “Tidak ada salat yang lebih berat bagi oraang-orang Munafiq
melebihi dari salat subuh dan Isya, Seandainya mengetahui keutamaan dari kedua
salat itu , niscaya mereka mendatangi keduanya (berjamaah), walaaupun dengan
meraangkak” (HR. Bukhari Muslim)
DOA
YANG DAPAT DIBACA KAPAN SAJA PADA SETIAP KESEMPATAN
Ya Allah Ya Tuhan kami, kami tidak dapat
berbuat apapun kecuali berusaha dan berdoa dengan harapan semoga Engkau
senantiasa berkenan mengabulkan usaha dan doa kami,
Ya Allah ya Tuhan kami, Semoga putra-putri
kami soleh dan solehah, rizqi kami berlimpah ruah, halal manfaat dan barokah,
keluarga kami sakinah mawaddah warahmah, jauhkan kami dari sifat hiyanah dan
serakah, jauhkan kami dari fitnah dan hibbah, semoga segala kebutuhan kami
terpenuhi, segala persoalan kami dapat deselesaikan dengan baik, segala urusan
kami dapat dicarikan jalan keluarnya,
Semoga kami senantiasa mendapatkan,
kesehatan, keselamatan, ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, keberhasilaan,
kemudahan dalam segala hal, yang haqiqi lahir bathin dunia dan akhirat,
Semoga umur kami yang panjang ini bermanfaat
bagi kami, keluarga kami, masyarakat kami, agama kami Bangsa dan Negara kami,
Ya Allah ya Tuhan kami, akhiri hidup kami
dalam husnul khotimah dan ahlul jannah.
Ya Allah ya Tuhan kami begitu banyak nikmat
yang senantiasa Engkau limpahkan kepada kami, namun begitu sedikit kami
bersyukur kepada Engkau, untuk itu ampunilah kami, terimalah amal bakti kami,
lindungilah kami, bimbinglah kami
kejalan yang benar jalan yang Engkau ridloi.
Rabbana atina fiddunya khasanah wafil
akhirati khasanah waqina adza bannar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar