Minggu, 23 September 2012

KEUTAMAAN SHALAAT BERJAMAAH


KEUTAMAAN SHALAAT BERJAMAAH

oleh : Mukhtadi El Harry

1. Dari Ibnu Umar ra.. Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda ; “Salat berjamaah itu lebih utama daripada salat sendirian, dengan dua puluh tujuh derajat” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Dari Abu Hurairah ra. Ia berkata Rasulullah saw. Bersabda “ Salat seseorang dengan berjamaah itu dilipatkan dua puluh  lima kali lipat atas salat sendiri yang dikerjakan dirumah atau dipasar, hal itu apa bila ia berwudhu dengan sempurna kemudian keluar menuju masjid dengan niat hanyaa untuk salat, maka setiap kali melangkah derajatnya dinaikkan dan kesalahan (dosanya) diturunkan, lalu ketika ia melakukan salat malaikat senantiasa memohonkan ampun dan rahmat untuknya, selama ia masih tetap berada ditempat salatnya dan tidak berhadas, Malaikat berdoa;l ya Allah ampunilah dia, rahmatilah dia, dan tetap dianggap berada dalam salat (mendapat pahala seperti itu) selama ia menanti salat (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Dari Abu Hurairah ra. Ia berkata Ada seorang buta datang kepada Nabi saw. Dan ia berkata ; Wahai rasulullah, tidak ada seorangpun yang menuntun saya untuk datang ke masjid, kemudian ia meminta keringanan kepada beliau agar diperkenankan salat dirumahnya, maka beliaupun mengizinkannya, tetapi ketika beliau bangkit hendak pulang, beliau bertanya kepadanya, Apakah kamu mendengar adzan ?, Ia menjawab iya, beliau bersabda, kamu harus datang ke masjid (HR. Muslim)

4.Dari Ibnu Masud  ra., Ia berkata “Barang siapa merasa senang apa bila bertemu Allah besok (pada hari kiamat) dalam keadaan muslim, maka hendaklah ia memelihara salat pada waktunya, ketika mendengar suara adzan, Sesungguhnya Allah SWT. telah mensyariatkan kepada Nabi Muhammad saw. Jalan-jalan petunjuk, sedangkan solat itu termasuk jalan-jalan petunjuk. Seandainya kalian melakukan salat itu dirumah kalian telah meninggalkan sunnah Nabi, pasti kalian sesat.Aku benar-benar melihat diantara kita tidak ada yang meninggalkan salat jamaah, kecuali orang-orang munafiq yang benar-benar munafiq. Sungguh pernah terjadi seorang lelaki diantar ke masjid, Ia terhuyung-hutung diantara duaa orang, sampai ia diberdirikan dalam shaf (barisan salat) “ (HR.Muslim)
Dan didalama riwayat lain dikatakan : “Rasulullah saw. Telah mengajarkan jalan-jalan petunjuk yakni salat dimasjid yanag terdengar adzannya.”

5.Dari Abu Darda. ra. A berkata : saya mendengar Rasulullah saw bersabda : Apa bila disuatu desa atau kampung terdapat tiga orang muslim, dan disitu tidak diadakan salat jamaah niscaya mereka dijajah oleh syaithan. Oleh karena itu hendaklah kamu sekalian selalu mengerjakan salat dengan berjamaah sebab srigala itu hanya menerkam kambing yang jauh terpencil dari kawan-kawannya.” (HR. Abu Dawud).

6. Dari Abu Hurairaah ra. Bahwasanya Rasulullah saw. Bersabda : “Demi Dzat yang menguasaiku sungguh aku  benar-benar pernah bermaksud menyuruh mengumpulkan kayu bakar, kemudian aku memrintah salat dengaan mengumandangkan adzan lebih dulu. Lalau aku menyuruh seseorang mengimami orang banyak, kemudian aku pergi ke rumah orang-orang yang tidak memenuhi panggilan salat, lalu aku bakar rumah-rumah mereka sendiri”. (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Dari Usman Bin Affan ra. Ia berkata : saya mendengar Rasulullah saw bersabda ;”Barang siapa yang salat Isya dengan berjamaah, seolah-olah ia mengerjakan salat selama setengah malam. Dan barang siapa yang salat Subuh dengan berjamaah seolah-olah ia mengerjakan salat semalam suntut. (HR. Muslim)

8. Dari Turmudzi ra. Bahwasanya Rasulullah saw bersabda; “Barang siapa mengerjakan solat isya  berjamaah, maka ia dianggap ia mengerjakan solat setengah malam, dan barang siapa mengerjakan solat isya dan Subuh berjamaah, maka ia dianggaap mengerjakan salat semalam suntut “ (HR. Turmudzi).

9. Dari Abu Huraairah ra.: Bahwasanya Rasulullah saw. Bersabda ;” Seandainya manusia mengetahui keutamaan salat Isya dan Subuh tentu mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah) walaupun dengan merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim)

10. Dari Abu Hurairah ra. Ia berkata;Rasulullah saw bersabda : “Tidak ada salat yang lebih berat bagi oraang-orang Munafiq melebihi dari salat subuh dan Isya, Seandainya mengetahui keutamaan dari kedua salat itu , niscaya mereka mendatangi keduanya (berjamaah), walaaupun dengan meraangkak” (HR. Bukhari Muslim)
DOA YANG DAPAT DIBACA KAPAN SAJA PADA SETIAP KESEMPATAN

Ya Allah Ya Tuhan kami, kami tidak dapat berbuat apapun kecuali berusaha dan berdoa dengan harapan semoga Engkau senantiasa berkenan mengabulkan usaha dan doa kami, 
Ya Allah ya Tuhan kami, Semoga putra-putri kami soleh dan solehah, rizqi kami berlimpah ruah, halal manfaat dan barokah, keluarga kami sakinah mawaddah warahmah, jauhkan kami dari sifat hiyanah dan serakah, jauhkan kami dari fitnah dan hibbah, semoga segala kebutuhan kami terpenuhi, segala persoalan kami dapat deselesaikan dengan baik, segala urusan kami dapat dicarikan jalan keluarnya,
Semoga kami senantiasa mendapatkan, kesehatan, keselamatan, ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, keberhasilaan, kemudahan dalam segala hal, yang haqiqi lahir bathin dunia dan akhirat,
Semoga umur kami yang panjang ini bermanfaat bagi kami, keluarga kami, masyarakat kami,  agama kami Bangsa dan Negara kami,
Ya Allah ya Tuhan kami, akhiri hidup kami dalam husnul khotimah dan ahlul jannah.
Ya Allah ya Tuhan kami begitu banyak nikmat yang senantiasa Engkau limpahkan kepada kami, namun begitu sedikit kami bersyukur kepada Engkau, untuk itu ampunilah kami, terimalah amal bakti kami, lindungilah kami,  bimbinglah kami kejalan yang benar jalan yang Engkau ridloi.
Rabbana atina fiddunya khasanah wafil akhirati khasanah waqina adza bannar. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar